An Intimacy
Menikmati hadirat Allah hanya berdua dengan-Nya dapat menceritakan apapun kepada-Nya secara bebas, dengan ekspresif dan penuh antusias, adalah relasi yang dibangun bersama dengan Allah selama ini. Mampu merasakan suatu sensasi yang intim ketika saya berdiam dalam hadirat-Nya, ketika saya mampu untuk mengungkapkan dengan kata-kata yang memuja Allah, bahkan menyalurkannya lewat tulisan tangan yang diibaratkan seperti surat cinta untuk Tuhan. Buku catatan itu menuliskan apapun yang dialami bersama dengan Tuhan di sepanjang hari atau minggu yang telah berlalu. Menulis mengingatkan ragam kisah yang telah terjadi. Sebuah tulisan dalam buku itu menjadi kumpulan kisah hidup yang Allah tuliskan spesifik untuk saya. Setiap kali sukacita penuh atau kesedihan yang mendalam, menuangkan itu ke dalam tulisan kepada Tuhan membuat relasi itu terikat kuat. Tulisan mampu membuat saya mengucap syukur kepada Allah atas apa yang saya alami. Misalnya, saya menjadi lebih menghargai berkat yang Tuhan berikan, ...