The Broken Christmas ~ Natal yang Hancur
Natal gak selalu harus meriah, Natal bisa sesederhana duduk di rumah bersama dan makan masakan yang enak buatan keluarga. Natal juga bisa tentang menemani orang sakit di tempat-tempat tidur yang untuk duduk saja mereka perlu perjuangan. Natal gak selalu identik dengan sukacita karena ada banyak juga duka, kesukaran bahkan air mata kesedihan menetes di hari-hari menjelang atau dalam masa raya Natal. Natal gak selalu harus dalam keadaan yang terlihat berlimpah dengan makanan enak atau pakaian-pakaian baru. Kenyataannya banyak juga yang merayakan Natal dalam kekurangan dan bahkan tidak memiliki apapun. Banyak juga yang merayakan natal di bawah puing-puing kehancuran secara fisik, psikis, maupun rohani. Natal tidak harus berwarna merah, hijau, emas, atau warna ceria lainnya karena ada juga yang merayakan Natal dengan warna kelabu. Natal adalah tentang kehadiran. Kehadiran Allah dalam Yesus Kristus. Itulah Natal. Broken Christmas menjadi hal yang dapat saja terjadi pada siapa pun. Natal yan...